Wacana Baru PNS: Kerja Dari Rumah dan Hari Jum'at Libur

Wacana Baru PNS: Kerja Dari Rumah dan Hari Jum'at Libur
Wacana Baru PNS: Kerja Dari Rumah dan Hari Jum'at Libur, banyaknya minat menjadi pegawai negeri sipil membuat setiap tahun jutaan orang berbondong-bondong mendaftar seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Profesi ini banyak diminati karena menjanjikan kemapanan dan cukup bergengsi. 

Pasalnya PNS menerima gaji dan tunjangan yang cukup tinggi setiap bulannya. Apalagi ada berbagai keuntungan lain yang bisa diterima. Salah satunya yang terbaru adalah wacana libur pada hari Jumat.

Itu berarti, PNS cukup bekerja di kantor selama empat hari dalam seminggu, yaitu Senin hingga Kamis. Kabar ini pun disambut gembira. Apalagi uji cobanya bakal dilakukan mulai awal tahun 2020

Wacana mengenai ASN bekerja dari rumah tengah digodog oleh Kementerian Pendayagunaan aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kementerian PAN-RB). PNS bisa bekerja lebih fleksibel, tak harus di kantor.

Melansir pemberitaan Kompas.com, 3 Desember 2019, pada 2020 akan dimulai uji coba penilaian kerja.

Penilaian kerja tersebut akan membagi kategori ASN dalam 3 peringkat yakni terbaik, menengah, dan terendah.

"Untuk posisi analis kebijakan atau periset bisa. Tapi yang pelayanan langsung atau face to face itu tidak bisa. Pelayanan publik masih harus diatur. Jadi jangan sampai salah tafsir (pelayanan publik) ini bekerja di rumah," Ketua Project Management Office (PMO) Penilaian Kinerja Waluyo.

Para PNS diharapkan mempunyai jam kerja dan tempat kerja yang lebih fleksibel. Supaya bisa dapat tambahan libur, mereka cukup memadatkan jam kerja. 

Biasanya kan mereka bekerja 8 jam sehari dari Senin hingga Jumat. Nah, kali ini tinggal diubah menjadi 10 jam sehari dari Senin hingga Kamis. 

Sebagian pekerjaan mereka bisa dilakukan di rumah atau tempat-tempat lainnya. Jadi pada hari Jumat, mereka bisa libur total. Aturan ini dibuat agar para PNS bisa mempunyai waktu yang lebih banyak dengan keluarga.

Ketua Umum  Apkasi (Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia) Azwar Anas mengingatkan, pemerintah harus berhati-hati dalam merealisasikan rencana fleksibilitas ASN bisa bekerja dari rumah.

"Wacana itu saya kira bagus. Tetapi memang ini harus dirumuskan dengan hati-hati, karena kalau tidak, nanti akan mengganggu infrastruktur yang sudah dibangun. Baik budaya kerja maupun infrastruktur yang ada di kantor-kantor," ujar Anas.

Related Posts

Posting Komentar

Subscribe Our Newsletter